Dengan gagasan tema “Dzikir, Fikir Amal Sholeh: Membentuk Kader Militan, Siap Menghadapi Transformasi Sosial-Ekonomi.” Sebuah manifestasi keilmuan terdapat Spiritualitas, Intelektualitas dan Praksis Gerakan yang harus dimiliki oleh kader PMII FEBI UINSA, khususnya pada Angkatan 2025.
PKD kali ini menghadirkan lima materi pokok dan khusus sebagai bekal kader dalam merealisasikan gagasan yang diusung, yaitu: ASWAJA (Manhajul Harakah), Nilai Dasar Pergerakan (NDP) dan Strategi Pengembangan PMII, Paradigma PMII, Analisis Sosial dan Rekayasa Sosial, serta Kebijakan Pemerintah dan Opini Publik. Seluruh materi disampaikan oleh para ahli dan praktisi di bidangnya.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, lahirlah sebuah angkatan bernama “SAMUDRA” (Saka Muda Digdaya Rahayu). Dalam pepak bahasa Jawa: Saka berarti tiang, Digdaya berarti tangguh, dan Rahayu berarti sejahtera. Makna ini merepresentasikan identitas kolektif kader PKD sebagai tiang muda yang tangguh dan sejahtera.
Pada penutupan acara, kehadiran para demisioner PMII FEBI UINSA dari angkatan 2020, 2019, hingga 2015 menjadi bukti kuatnya ikatan kekeluargaan dalam PMII yang senantiasa saling mendukung dan menguatkan. Dalam kesempatan tersebut, salah satu demisioner, Cak Amin (Sahabat Angkatan 2015), menyampaikan pesan:
“Adik-adikku, Sahabat Angkatan 2025 ‘SAMUDRA’, masa kini dan masa depan adalah milik kalian. Milikilah ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kemuliaan hati yang sedalam dan seluas samudra, serta kejernihan biru darinya” ungkapnya.
